Posyandu Lansia

Posyandu atau pos pelayanan terpadu, setiap mendengar kata posyandu hal yang pasti kita pikirkan ialah tempat pelayanan kesehatan untuk anak-anak yang masih berumur maksimal 5 tahun. Pada kegiatan posyandu biasanya dilakukan pemantauan kesehatan pada anak, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga pemberian vitamin dan imunisasi .Namun, tahukah kalian, bahwa posyandu tidak hanya untuk anak kecil?.

Posyandu tidak hanya terbatas pada anak kecil, posyandu dapat juga dilakukan pada orang dewasa. Posyndu pada orang dewasa biasanya dikenal dengan nama posyandu lansia. Posyandu lansia biasanya dibentuk di suatu wilayah dengan berdasarkan kesepakatan pemerintah di wilayah itu. Pembentukan posyandu lansia ini dibentuk guna meningkatkan kesehatan masyarakat di suatu wilayah utamanya pada masyarakat yang sudah lanjut usia. Penerapan posyandu lansia ini kebanyakan dilakukan pada wilayah tingkat desa, contohnya saja pada masyarakat di Desa Pujer baru Kecamatan Maesan kabupaten Bondowoso.

Posyandu lansia di desa Pujer Baru dilaksanakan setiap bulan dan waktu pelaksanaanya pun dilakukan secara bertahap di setiap Dusunnya . salah satu contoh posyandu lansia yang telah berjalan ialaha pada Posyandu di Dusun gundang pada hari jum’at tanggal 13 juli 2018 dan di Dusun Rabeh hari Selasa tanggal 17 juli 2018. Kegiatan posyandu lansia ini dilaksanakan oleh pemerintah desa yang bekerja sama dengan bagian kesehatan yang bertugas di Desa pujer Baru, di mana penanggung jawab dari kegiatan ini seorang perawat bernama mbak Tutus. Namun untuk kegiatan posyandu lansia kali ini, kegiatan ini bukan hanya melibatkan pemerintah Desa dan  Perawat tetapi juga mahasiswa KKN Universitas jember kelompok 83 yang yang memang memiliki dasar ilmu kesehatan.

Umumnya kegiatan ini dirikan guna mengetahui tingkat kesehatan bagi masyarakat lansia serta memantau perkembangan kesehatan bagi masyarakat lansia di Desa Pujer Baru. Pada penerapannnya, warga masyarakat di Desa Pujer Baru yang mengikuti posyandu lansia ini bukan hanya warga masyarakat yang sudah lansia, tapi juga masyarakat yang masih belum berada di kategori lansia. Masyarakat yang belum berada di kaegori lansia yang dimaksud itu berupa masyarakat yang sudah menikah dengan rentang usia mulai dari 25 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *